Menuntut Sempurna
Tentang aku yang memiliki teman-teman pintar dan aktif di bidang akademik. Berbanding terbalik dengan aku. Meskipun mereka menerima aku sebagai temannya tak jarang aku sering merasa insecure karena kekuranganku di bidang akademik. Aku merasa tidak ada yang bisa aku banggakan dari diriku ini. Selalu merasa kurang dengan apa yang aku punya, selalu iri dengan orang lain, dan selalu merasa tidak percaya diri saat bersama orang lain. Miris memang, karena sifat ini membuat diriku seperti tidak bersyukur kepada Tuhan.
Perahan-lahan sifat ini menghancurkan diriku sendiri, karena minsetku sudah tertuju kepada kesempurnaan. Selalu ingin lebih dari orang lain, selalu mencari kesalahan orang lain, dan menjadi orang yang haus akan pujian. Semua hanya tertuju pada kesempurnaan duniawi semata. Tanpa aku sadari ternyata aku sudah melupakan-Nya, dan tidak mensyukuri apa yang Tuhan berikan. Terlihat bodoh memang, tapi apa dayaku?
Hingga suatu saat aku mulai belajar untuk bersyukur dan menerima keadaan. Aku mulai menggali potensi yang emang ada pada diriku. Mungkin kelebihanku memang bukan di bidang akademik. Kelebihan dan kekurangan semua orang itu tidak sama, semua memiliki kelebihan dan kekurangan versi masing-masing. Aku juga bersyukur memiiki teman yang menerimaku apa adanya meskipun mereka tau kekuranganku mereka tidak meninggalkanku. Mereka malah mengajariku dengan sangat sabar ketika aku bertanya dan tidak bisa.
Percayalah Tuhan tak pernah menciptakan manusia hanya penuh dengan kekurangan. Tuhan selalu menciptakan manusia lengkap dengan kelemahan dan kelebihannya. Mungkin kita terlalu sering melihat ke atas daripada melihat ke bawah. Betapa masih banyak orang yang ingin menjadi seperti kita. Hidup juga akan sia-sia jika hanya untuk memikirkan perkataan yang menuntun akan kesempurnaan. Karena sesungguhnya kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
ingatlah, kamu itu cukup, yang kurang itu duit di dompetku
BalasHapusyou are perfect just the way you are aull
BalasHapusSemua orang punya porsinya masing masing.
BalasHapusلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
BalasHapusselalu ada kelebihan dibalik kekurangan:) semangat, kembangkan kelebihanmu:*
BalasHapus