Cinta dalam Rindu
Perkenalkan terlebih dahulu nama saya Asheeqa Azalia Benazier, biasa dilanggil Asheeqa. Juli 2019, ya saat itu aku baru memasuki SMA. Cukup senang menjadi siswi SMA. Sekolah yang sebagian orang menyatakan bahwa kita akan memulai cerita baru, awal yang indah dan mengukir cerita-cerita yang akan dijalani bersama teman baru. Pada waktu itu usiaku masih 15 tahun. Kurasa aku belum siap untuk merasakan apa itu cinta.
Seiring berjalannya waktu, ada seseorang yang hadir di hidupku. Awalnya aku sama sekali tak mengenalnya. Dia bernama Izzan Hafizi, alumni smp yang sama sepertiku. Kita menjadi akrab karena sering chattingan via whatsapp. Namun kita tak bersekolah di tempat yang sama. Awalnya aku bingung dengan sikapnya yang perhatian padaku. Aku takut dia cuma ingin mempermainkanku seperti halnya orang bilang banyak cowok yang cuma bisanya mainin perasaan cewek. Ya, kata-kata itu membuatku takut untuk mengenalnya lebih jauh.
Waktu kurasa sangat singkat, sekitar 2 bulan aku mengenalnya. Entah perasaan apa itu? nyaman? aku terus bertanya tanya. Kita tidak berpacaran tapi ya sekedar menjalani hubungan. Sebenarnya sama aja sih.
Berbulan-bulan sudah sejak hadirnya dia di hidupku, aku merasa bahagia, merasa ada yang beda dari hidupku. Hidupku jadi lebih berwarna. Waktu itu aku memiliki sosok penyemangat dalam hidupku. Walau kita jarang bertemu, tapi aku bahagia bisa memilikinya.
Pertama kali kita bertemu hanya beberapa kali bercakap. Lebih seringnya tersenyum satu sama lain. Hingga waktu terus berputar maju, hubunganku dengannya masih manis.
Sore itu, Izzan dan Asheeqa bertemu. Mereka berjalan, menelusuri sudut kota. Langit mulai berubah jingga dan kedua insan yang lama terpisah itupun akhirnya dipertemukan kembali di bawah naungan langit kota.
kok bisa ya kisah cinta orang orang mulus
BalasHapuslucu banget izzan sama asheeqa
BalasHapusAsheeqa, maaf aku bacanya ashix
BalasHapusalumni smp kelas 9F a kak?
BalasHapusUwuuuu
BalasHapusnamaku lo bukan izzan:(
BalasHapusuntukmu...
BalasHapusyang menjadikan kembali hari hariku berwarna, yang membuatku kembali percaya
maaf..
atas segala hal kecil yang membuat mu marah, sementara bagiku meninggalkanmu adalah hal yang paling susah.
Terimahkasih karena mu aku belajar membuka arti, untuk saling memberi arti, karenamu juga aku belajar berbesar hati
kok orang lain bisa punya ayank ya? :'
BalasHapus